Ciamis, 22 Oktober 2026 – Ketua DPRD Kabupaten Ciamis H. Nanang Permana, M.H., bersama Anggota DPRD Kabupaten Ciamis Asep Rahmat, S.H., M.M., menghadiri kegiatan sarasehan dan dialog kebersamaan yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ciamis di Aula Majelis Agama Khonghucu Indonesia Kabupaten Ciamis. Kegiatan yang melibatkan pengelola situs bersejarah, tokoh masyarakat, serta unsur lintas agama ini menjadi wadah untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Selain membangun dialog antarumat beragama, pertemuan tersebut juga mengangkat pentingnya menjaga warisan sejarah, melestarikan kebudayaan, dan memperkuat semangat kebangsaan sebagai bagian dari upaya merawat kerukunan di Kabupaten Ciamis.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis H. Nanang Permana, M.H., hadir sebagai pembicara dan menyampaikan pandangannya mengenai kehidupan masyarakat Ciamis yang memiliki latar belakang agama dan kepercayaan yang beragam. Ia menegaskan bahwa perbedaan keyakinan semestinya tidak menjadi penghalang untuk membangun persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, masyarakat memiliki kebutuhan hidup yang sama sehingga kebersamaan dan sikap saling menghormati perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyoroti pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama dan partisipasi masyarakat dalam mempertahankan keharmonisan, termasuk melalui keterlibatan tokoh agama, komunitas, dan generasi muda. Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Ciamis Dr. Sumadi, M.Ag., menjelaskan bahwa para pengelola situs bersejarah bukan hanya berperan menjaga peninggalan masa lalu, tetapi juga memiliki kontribusi dalam mewariskan nilai kebijaksanaan dan kebersamaan kepada generasi berikutnya.
Sarasehan dan dialog tersebut juga menekankan pentingnya membangun toleransi melalui kegiatan nyata dan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan. FKUB Kabupaten Ciamis telah mendorong penguatan pemahaman moderasi dan harmoni melalui program Sekolah Moderasi dan Duta Harmoni yang melibatkan kalangan pesantren, pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta pemuda lintas iman. Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat memperluas ruang interaksi dan memperkuat sikap saling menghargai di tengah keberagaman. Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ciamis dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap dialog kebangsaan dan penguatan kerukunan masyarakat. Melalui kolaborasi antara tokoh agama, pengelola situs bersejarah, komunitas adat, pemerintah, dan masyarakat, nilai toleransi, persatuan, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya diharapkan terus tumbuh dan menjadi landasan bagi kehidupan masyarakat Ciamis yang damai dan harmonis.