• Thu. Jul 18th, 2024

Bupati Ciamis Sampaikan Penjelasan Rancangan KUA dan PPAS Tahun 2024

Humas Sekretariat DPRD Ciamis – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyampaikan Penjelasan Bupati atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ciamis di Ruang Tumenggung Wiradikusumah gedung DPRD Kabupaten Ciamis pada Selasa (01/08/2023).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Dede Herli serta didampingi Sopwan Ismail ini memiliki tiga agenda rapat paripurna, yaitu penyampaian penjelasan Bupati Ciamis terhadap rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2024, penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas penjelasan Bupati Ciamis terhadap rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024 dan diakhiri dengan penyampaian jawaban Bupati Ciamis atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024.

Hadir dalam rapat paripurna ini Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Wakil Bupati Yana D. Putra, jajaran Forkopimda Kabupaten Ciamis, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis serta tamu undangan lainnya.

Dalam penjelasannya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarnya menyampaikan bahwa tema pembangunan Kabupaten Ciamis di Tahun 2024 adalah penguatan potensi unggulan daerah untuk mewujudkan visi mantapnya kemandirian ekonomi sejahtera untuk semua.

“Capaian indikator makro di Kabupaten Ciamis menunjukkan hasil yang semakin baik, namun demikian kita masih dihadapkan pada target indikator yang harus dicapai pada tahun 2024 sebagai tahun akhir pelaksanaan RPJMD 2019-2024,” katanya.

Bupati Ciamis menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis berkomitmen untuk konsisten dalam pengelolaan fiskal daerah secara sehat dan prudent. salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menjaga APBD tidak defisit melalui penguatan Efisiensi dan efektivitas belanja. Salah satunya dengan mendorong efisiensi kebutuhan dasar, fokus pada prioritas pembangunan dan berontasi pada hasil sehingga dapat menstimulasi perekonomian dan mendorong perbaikan kesejahteraan masyarakat ke kondisi yang lebih baik. “Dengan memperhatikan kondisi ini, maka dalam proses pembahasan nanti diperlukan adanya komitmen pemikiran serta kecermatan dalam menentukan prioritas belanja sebagai salah satu upaya menyesuaikan antara rencana belanja dengan proyeksi pendapatan yang akan diterima,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *